WARNASARI – Sebagai bentuk tindak lanjut komitmen pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid, jajaran pengurus Dewan Makmur Masjid (DKM) dan Pa Kadus menggelar forum diskusi strategis bersama pihak Bernard Tani pada Senin, 20 Juli 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat di kantor operasional Bernard Tani Pangalengan ini membahas secara mendalam implementasi Program Umrah Mandiri Bernard Green.
Melalui tagline "Berdaya – Berkah – Berangkat" serta slogan "Bekerja untuk Umat, Berdaya untuk Umrah", program ini dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi DKM dan Majelis Taklim yang aktif, mandiri, serta berkontribusi dalam penguatan ekonomi berbasis keumatan.
Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan
Dalam pertemuan tersebut, dibahas alur serta mekanisme kerja sama agar pengelolaan ekonomi masjid tidak hanya bergantung pada infak konvensional, melainkan melalui unit usaha produktif. Melalui kolaborasi dengan Bernard Green, DKM dan Majelis Taklim akan didorong untuk mengelola kegiatan produktif, seperti:
-
Pertanian Organik & Hortikultura: Pemanfaatan lahan hijau atau kebun masjid untuk budidaya sayuran dan pangan.
-
Pengolahan Pangan Lokal: Pembuatan produk olahan bernilai tambah oleh jamaah dan anggota majelis taklim.
-
Pengelolaan Bank Sampah & Kewirausahaan: Menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menghasilkan dana operasional tambahan.
Hasil dari usaha produktif ini tidak hanya digunakan untuk menopang dana operasional masjid dan memperkuat ekonomi anggota, tetapi juga menjadi sarana akumulasi poin penilaian kinerja program.
Tahapan dan Mekanisme Program
Diskusi tindak lanjut ini menegaskan 6 (enam) tahapan utama yang akan dilalui para peserta DKM dan Majelis Taklim:
-
Pendaftaran: DKM/Majelis Taklim mendaftar secara resmi sebagai peserta program.
-
Pelatihan & Pendampingan: Pembekalan teknis di bidang pertanian, pengolahan pangan, manajemen keuangan, dan kewirausahaan.
-
Implementasi & Produksi: Pelaksanaan unit kegiatan ekonomi di lingkungan masing-masing.
-
Evaluasi & Penilaian: Penilaian berkala berbasis kriteria keaktifan, pertumbuhan ekonomi, inovasi, dampak sosial-spiritual, serta akuntabilitas.
-
Penghargaan: Pemberian apresiasi bagi DKM dan Majelis Taklim berprestasi.
-
Berangkat Umrah: Keberangkatan ibadah umrah gratis/apresiasi sebagai buah dari kerja keras dan dedikasi memakmurkan umat.
Memperkuat Sinergi Akademisi dan Praktisi
Sinergi ini turut diperkuat oleh integrasi sistem evaluasi kesesuaian lahan dan teknologi pertanian modern yang dikembangkan bersama akademisi (seperti penerapan sistem evaluasi lahan hortikultura). Dengan pendampingan yang terstruktur, diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat peradaban dan kemandirian ekonomi masyarakat sekitarnya.
Perwakilan pengurus DKM menyambut positif tindak lanjut kerja sama ini dan berharap program Bernard Green dapat menjadi stimulus nyata agar para pengurus masjid dan anggota majelis taklim semakin bersemangat dalam berkhidmat.
"Dari Masjid dan Majelis Taklim yang Mandiri, Lahir Umat yang Berdaya dan Bernilai Ibadah. Umrah bukan hanya sebuah perjalanan, tetapi buah dari kerja ikhlas untuk umat."