Telusuri Potensi Ekonomi Warga Sagaracipta

Foto
Arthavana (29)
23 July 2026  •  Dilihat 31 kali

Sagaracipta, Ciparay – Selain menjalankan program kerja utama, Kelompok 29 "Arthavana" KKN Universitas Al-Ghifari Bandung juga melakukan rangkaian kunjungan ke sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di Desa Sagaracipta, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat hari, yaitu Kamis (16/7), Jumat (17/7), Selasa (21/7), dan Rabu (22/7) 2026, dengan melibatkan seluruh anggota kelompok yang terjun langsung menemui para pelaku usaha di rumah maupun tempat produksi masing-masing.

Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh keinginan mahasiswa untuk lebih mengenal potensi ekonomi lokal yang dimiliki Desa Sagaracipta. Melalui kunjungan langsung, mahasiswa dapat menggali informasi mengenai proses produksi, tantangan usaha, hingga peluang pengembangan yang bisa didorong selama masa KKN berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah awal untuk memetakan potensi desa sebagai dasar penyusunan program kerja lanjutan.

Selama empat hari tersebut, mahasiswa mengunjungi beragam jenis usaha yang cukup menggambarkan kekayaan sektor ekonomi masyarakat Sagaracipta. Di antaranya adalah usaha pengolahan usus dan kulit ayam kering, konveksi topi, produksi kopi, peternakan domba, konveksi sarung tangan, konveksi tas, produksi rangginang, konveksi baju, usaha ayam bakar, budidaya perikanan, peternakan sapi baik sapi pedaging maupun sapi perah, serta produsen makanan ringan seperti kerupuk, mie, makaroni, dan seroja.

Dalam setiap kunjungan, mahasiswa berbincang langsung dengan para pelaku UMKM untuk memahami alur produksi, sistem pemasaran yang sudah berjalan, hingga kendala yang kerap dihadapi, mulai dari keterbatasan alat produksi hingga jangkauan pemasaran yang masih terbatas di lingkup lokal. Para pelaku usaha pun menyambut baik kunjungan ini dan secara terbuka membagikan pengalaman serta harapan mereka agar usaha yang dijalankan dapat berkembang lebih luas.

Ketua Kelompok 29, Irvi Dara Dhewita, menyampaikan bahwa kunjungan ke berbagai UMKM ini menjadi modal penting bagi kelompoknya untuk memahami karakteristik ekonomi Desa Sagaracipta secara menyeluruh. Menurutnya, keberagaman usaha yang ditemui menunjukkan bahwa desa ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dari sisi produksi maupun pemasaran.

Dengan telah dilakukannya pemetaan awal ini, Kelompok 29 Arthavana berharap dapat merumuskan program kerja yang relevan dan bermanfaat bagi pelaku UMKM di Desa Sagaracipta, sekaligus turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

-Arthavana29-

Dokumentasi Foto