Sauyunan UMKM: KKN Sauyunan 38 Tingkatkan Literasi Keuangan dan Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM Desa Bumiwangi

Foto
SAUYUNAN 38 (38)
3 August 2026  •  Dilihat 12 kali

Bumiwangi, Ciparay — Kelompok KKN Tematik Berdampak Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari kembali melaksanakan program kerja bertajuk Sauyunan UMKM pada Minggu, 2 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai RW di Desa Bumiwangi serta ibu-ibu PKK dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha dan pentingnya sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal.

Dosen Pembimbing Lapangan Berikan Materi Praktis bagi Pelaku UMKM

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum penyampaian materi. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai manajemen keuangan UMKM yang disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Anissa Martina Syahrir, S.M., M.S. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, mulai dari pencatatan pemasukan dan pengeluaran hingga pengelolaan keuangan usaha secara sederhana agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Andi Nenie Sri Lestari, S.Pd., M.Si. mengenai sertifikasi halal produk. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para pelaku UMKM yang hadir.

Peserta Antusias Mengikuti Penyuluhan dan Sesi Diskusi

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Suasana diskusi berjalan interaktif dengan banyaknya pertanyaan maupun tanggapan yang disampaikan oleh peserta terkait pengelolaan usaha dan proses sertifikasi halal.

Salah satu peserta yang aktif adalah Ibu Yayah, yang beberapa kali berhasil menjawab pertanyaan dari narasumber. Sebagai bentuk apresiasi, beliau menerima hadiah tambahan berupa minyak goreng 1 liter yang diserahkan langsung oleh Ibu Anissa Martina Syahrir dan Ibu Andi Nenie Sri Lestari. Momen tersebut semakin menambah semangat peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM di Desa Bumiwangi, seluruh peserta juga memperoleh minyak goreng 1 liter sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam mengikuti kegiatan penyuluhan.

Evaluasi Pembelajaran dan Penutupan Kegiatan

Setelah seluruh materi selesai disampaikan, peserta kembali mengisi post-test sebagai bagian dari evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan. Hasil pre-test dan post-test nantinya menjadi bahan evaluasi bagi Kelompok Sauyunan 38 dalam mengukur efektivitas pelaksanaan program Sauyunan UMKM sekaligus sebagai dasar penyempurnaan program serupa di masa mendatang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara dosen pembimbing lapangan, mahasiswa KKN, dan seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan serta keberhasilan pelaksanaan program.

Komitmen KKN Sauyunan 38 dalam Mendukung Pengembangan UMKM Desa

Program Sauyunan UMKM menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Kelompok KKN Sauyunan 38 dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha di Desa Bumiwangi. Melalui kolaborasi bersama dosen pembimbing lapangan, mahasiswa tidak hanya memfasilitasi kegiatan penyuluhan, tetapi juga belajar mengenai pentingnya pendampingan UMKM dalam aspek manajemen usaha, legalitas produk, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Diharapkan, ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan oleh para pelaku UMKM dalam mengelola usahanya secara lebih baik, sehingga produk-produk lokal Desa Bumiwangi semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih tinggi, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dokumentasi Foto