Kp. Cirinu, Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung — Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 di Desa Lebakwangi, khususnya di wilayah Kp. Cirinu RW 07, akhirnya sampai pada penghujung kegiatan. Setelah menjalani berbagai program dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, mahasiswa KKN secara resmi menutup rangkaian pengabdian dengan penuh rasa syukur dan haru.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Berbagai kegiatan dilaksanakan bersama warga, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dan ketahanan sosial.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah program pengelolaan sampah melalui pembuatan rocket stove incinerator sebagai salah satu upaya memberikan alternatif pengelolaan sampah di lingkungan RW 07. Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam bidang kesehatan dan edukasi, mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat serta memberikan berbagai edukasi yang berkaitan dengan kesehatan dan kehidupan sosial. Kegiatan seperti edukasi bahaya judi online dengan tema “Stop Judi Online, Kenali Bahayanya” juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap dampak negatif penggunaan teknologi secara tidak bijak.
Mahasiswa juga ikut mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan mengajar, pendampingan anak-anak, serta aktivitas bersama masyarakat menjadi pengalaman berharga yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga Kp. Cirinu.
Selain kegiatan sosial dan lingkungan, mahasiswa turut mendukung potensi ekonomi masyarakat melalui pengenalan dan pendampingan UMKM, salah satunya B'Coffee yang berada di Kp. Cirinu RW 07. Keberadaan B'Coffee menjadi salah satu potensi usaha lokal yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Lebakwangi.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Mahasiswa KKN menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Desa Lebakwangi, Ketua RW 07, para ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, ibu-ibu, anak-anak, serta seluruh warga Kp. Cirinu yang telah menerima dan mendukung kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKN berlangsung.
Acara penutupan menjadi momentum untuk mengenang berbagai pengalaman yang telah dilalui bersama. Tawa, diskusi, kegiatan bersama, hingga berbagai tantangan selama berada di tengah masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan KKN. Perpisahan ini bukan sekadar berakhirnya program, tetapi menjadi awal dari hubungan baik yang diharapkan tetap terjalin setelah mahasiswa kembali ke lingkungan kampus.
Bagi mahasiswa, KKN di Desa Lebakwangi memberikan banyak pelajaran mengenai kehidupan bermasyarakat. Mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga tentang mendengarkan kebutuhan masyarakat, membangun komunikasi, bekerja sama, menghargai perbedaan, dan memberikan kontribusi nyata sesuai kemampuan.
“Kami datang sebagai mahasiswa, tetapi pulang membawa banyak pelajaran dan kenangan dari masyarakat. Terima kasih kepada seluruh warga Kp. Cirinu yang telah menerima kami dengan baik, membantu setiap kegiatan, dan memberikan pengalaman yang tidak akan kami lupakan.”
Dengan berakhirnya kegiatan KKN, mahasiswa berharap berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat. Semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, kesadaran kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta kebersamaan yang telah dibangun diharapkan terus tumbuh dan berkembang.