Bumiwangi, Ciparay — Mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari mengunjungi Pasar Minggu Beko yang berlokasi di Jalan Beko, Desa Bumiwangi, pada Minggu, 26 Juli 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat aktivitas perekonomian masyarakat sekaligus melihat potensi UMKM lokal yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Desa Bumiwangi.
Ratusan UMKM Meramaikan Pasar Minggu Beko
Pasar Minggu Beko menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang rutin diselenggarakan setiap Minggu pagi, mulai pukul 06.00 hingga sekitar 11.00–12.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, terdapat sekitar 100 hingga 200 pelaku UMKM yang menjajakan berbagai produk kepada pengunjung.
Beragam jenis produk dapat ditemukan di pasar ini, mulai dari minuman, makanan ringan, makanan berat, aneka kue, es, buah-buahan, sayuran segar, hingga berbagai jenis gorengan. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau dan bervariasi, mulai dari sekitar Rp1.000 hingga Rp40.000, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Wisata Kuliner Sekaligus Ruang Rekreasi Masyarakat
Selain menjadi tempat berbelanja produk UMKM, Pasar Minggu Beko juga menjadi ruang berkumpul dan beraktivitas bagi masyarakat. Banyak pengunjung yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk berjalan santai maupun berolahraga jogging pada pagi hari sambil menikmati suasana yang sejuk dan asri.
Keindahan lingkungan sekitar menjadi daya tarik tersendiri, dengan pemandangan alam yang masih hijau serta keberadaan curug di kawasan yang lebih atas. Kombinasi antara wisata kuliner, aktivitas olahraga, dan panorama alam menjadikan Pasar Minggu Beko sebagai salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga.
Mahasiswa KKN Mengenal Potensi UMKM dan Wisata Lokal
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN berkeliling mengamati berbagai produk yang dipasarkan oleh para pelaku UMKM sekaligus membeli beberapa produk sebagai bentuk dukungan terhadap usaha masyarakat lokal. Interaksi secara langsung dengan para pelaku usaha memberikan gambaran mengenai keberagaman produk unggulan yang dimiliki Desa Bumiwangi serta antusiasme masyarakat dalam mengembangkan usahanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam mengenal potensi ekonomi kreatif yang berkembang di Desa Bumiwangi. Kunjungan tersebut juga menambah wawasan mengenai pentingnya sinergi antara sektor UMKM, potensi wisata, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Kelompok Sauyunan 38 berharap Pasar Minggu Beko dapat terus berkembang sebagai pusat pemberdayaan UMKM sekaligus menjadi destinasi yang mampu menarik lebih banyak pengunjung di masa mendatang.