Observarsi Potensi Desa Warnasari Dan Perkenalan Kelompok

Foto
klmpk-27 (27)
18 July 2026  •  Dilihat 63 kali

Memulai Langkah Awal: Rangkaian Kunjungan dan Persiapan KKN Kelompok 27

Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 27 bergerak aktif melakukan serangkaian kunjungan penting. Langkah awal ini diambil bukan hanya untuk bersilaturahmi, melainkan juga untuk menggali potensi wilayah, memperkenalkan diri, serta mematangkan persiapan menjelang pembukaan resmi yang dijadwalkan pada Selasa, 14 Juli 2026.

Berikut adalah catatan perjalanan dan agenda penting yang telah dilaksanakan oleh Kelompok 27:

1. Menggali Inspirasi di Bernard Tani

Kunjungan pertama diawali dengan menyambangi Bernard Tani. Agenda ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat profil perusahaan lokal yang bergerak di sektor pertanian tersebut, sekaligus mempelajari berbagai prestasi luar biasa yang telah mereka raih.

Salah satu pencapaian membanggakan yang dibahas adalah keberhasilan Bernard Tani pada  Tahun lalu juara 1 championship klaster pangan strategis subsektor hortikultura, mendapatkan BI award 2025. Kunjungan ini memberikan motivasi besar bagi kelompok untuk membawa semangat inovasi dan kerja keras ke dalam program KKN nantinya.

2. Silaturahmi ke Madrasah Lokal

Perjalanan dilanjutkan menuju madrasah setempat. Di sini, seluruh anggota Kelompok 27 memperkenalkan diri secara non formal kepada pihak pengelola. Pertemuan ini menjadi momen penting agar kelompok dapat saling mengenal dengan para pengurus madrasah, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai kolaborasi program kerja di bidang pendidikan keagamaan dan aktivitas anak-anak.

3. Koordinasi dengan Pihak Desa Jelang Pembukaan

Menyadari pentingnya dukungan birokrasi, Kelompok 27 kemudian berkoordinasi langsung dengan pihak pemerintah desa. Kunjungan ini difokuskan untuk mempersiapkan segala kebutuhan teknis terkait pembukaan KKN Kelompok 27 yang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 14 Juli 2026. Pihak desa menyambut hangat dan siap mendukung kelancaran acara pembukaan tersebut.

4. Pendekatan Hangat Bersama Ibu-Ibu PKK

Tidak lengkap rasanya jika tidak mengetuk pintu penggerak komunitas wanita di desa. Kelompok 27 berkesempatan menemui Ibu-Ibu PKK untuk memperkenalkan diri. Pertemuan berlangsung dengan suasana mengobrol santai penuh keakraban. Selain bertukar pikiran mengenai potensi program pangan atau UMKM, kelompok juga memanfaatkan momen ini untuk meminta izin dan doa restu agar program-program yang dicanangkan berjalan sukses.

5. Memohon Izin kepada Struktur RT dan RW

Sebagai penutup rangkaian koordinasi, kelompok menyambangi para tokoh masyarakat di tingkat terkecil, dimulai dari Ketua RW 08 dan dilanjutkan ke Ketua RT setempat. Melalui obrolan santai yang gayeng, Kelompok 27 memperkenalkan diri, memaparkan maksud kedatangan, dan meminta izin (kulo nuwun) untuk beraktivitas di lingkungan mereka. Respon positif dan keterbukaan dari Bapak RW dan Bapak RT menjadi modal berharga bagi kenyamanan mahasiswa selama mengabdi.

Catatan Redaksi: Rangkaian safari silaturahmi ini membuktikan kesiapan matang dari Kelompok 27. Dengan sinergi yang terbangun mulai dari sektor usaha, lembaga pendidikan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat di level RT/RW, KKN Kelompok 27 siap menghadirkan dampak positif nyata bagi masyarakat sekitar sejak hari pertama pembukaan.

Dokumentasi Foto