Melatiwangi – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 18 KKN Universitas Al-Ghifari melaksanakan kunjungan koordinasi ke Kantor Desa Melatiwangi pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 15.47 WIB. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menyamakan persepsi antara mahasiswa KKN dan Pemerintah Desa Melatiwangi sebelum pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh jajaran Pemerintah Desa Melatiwangi. Dalam pertemuan tersebut, kami memperkenalkan diri sebagai peserta KKN Universitas Al-Ghifari yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Melatiwangi selama masa KKN berlangsung. Selain memperkenalkan anggota kelompok, mahasiswa juga menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, yaitu memohon izin sekaligus dukungan dari pemerintah desa agar pelaksanaan KKN dapat berjalan dengan baik, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Koordinasi ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk menggali berbagai informasi mengenai kondisi desa. Mahasiswa berdialog dengan aparatur desa mengenai karakteristik wilayah, kondisi sosial masyarakat, serta berbagai program pembangunan yang telah dan sedang dijalankan oleh Pemerintah Desa Melatiwangi. Informasi tersebut menjadi bekal penting dalam menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan desa.
Dalam kesempatan tersebut, Kelompok 18 juga berupaya mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki Desa Melatiwangi, baik potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kegiatan ekonomi masyarakat, maupun potensi di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa meyakini bahwa setiap potensi yang dimiliki desa merupakan modal utama yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Selain menggali potensi, mahasiswa juga mencari informasi mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Langkah ini dilakukan agar program kerja KKN tidak berjalan sendiri, melainkan mampu mendukung, memperkuat, dan melengkapi program-program yang telah ada. Dengan demikian, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata tanpa mengabaikan prioritas pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah desa.
Melalui koordinasi awal ini, terbangun komitmen bersama antara Kelompok 18 KKN Universitas Al-Ghifari dan Pemerintah Desa Melatiwangi untuk menjalin sinergi selama pelaksanaan KKN. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai kegiatan yang inovatif, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Melatiwangi.
Kegiatan koordinasi ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dimulai dari pelaksanaan program, tetapi juga dari proses membangun komunikasi, saling memahami, serta menyusun langkah bersama. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Kelompok 18 KKN Universitas Al-Ghifari siap memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat Desa Melatiwangi melalui program-program yang relevan dengan potensi dan kebutuhan desa.