DESA BAROS, 18 JULI 2026 – Mahasiswa Kelompok 30 KKN Tematik Berdampak Universitas Al-Ghifari terus melebarkan jangkauan pengabdiannya di Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Pada Sabtu, 18 Juli 2026, tim melangsungkan dua agenda strategis yang berfokus pada pelayanan kesehatan masyarakat dan penguatan sektor pendidikan, yaitu pendampingan Posyandu serta sosialisasi perizinan mengajar di Yayasan Madrasah Al-Ikhlas, RW 14 Kampung Cimentrik.
Pelayanan Kesehatan: Dampingi Kader Posyandu untuk Warga
Mengawali agenda di pagi hari, mahasiswa Kelompok 30 Universitas Al-Ghifari terjun langsung membantu para kader Posyandu setempat. Keterlibatan aktif ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan ibu dan anak di lingkungan Desa Baros.
Bentuk aksi nyata yang dilakukan tim meliputi:
-
Pencatatan dan Administrasi: Membantu proses pendaftaran balita dan ibu hamil.
-
Pengukuran Tumbuh Tumbuh: Mendampingi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta lingkar kepala untuk pemantauan gizi dan pencegahan stunting.
-
Penyaluran Makanan Tambahan (PMT): Membantu pembagian asupan gizi sehat bagi anak-anak yang hadir.
Kehadiran mahasiswa Universitas Al-Ghifari dinilai sangat membantu efisiensi alur pelayanan Posyandu, sehingga pelaksanaan penimbangan dan pemeriksaan kesehatan rutin berjalan lebih lancar.
Penguatan Pendidikan: Sosialisasi dan Perizinan di Yayasan Madrasah Al-Ikhlas RW 14 Kp. Cimentrik
Usai mendampingi kegiatan Posyandu, tim KKN Kelompok 30 bergerak menuju RW 14 Kampung Cimentrik untuk bersilaturahmi ke Yayasan Madrasah Al-Ikhlas. Kunjungan ini difokuskan pada agenda sosialisasi dan permohonan izin resmi dari tim KKN untuk dapat membantu proses belajar mengajar di madrasah tersebut.
Dalam pertemuan dengan pihak pengurus dan pengajar madrasah, tim menyampaikan beberapa poin penting:
-
Silaturahmi dan Permohonan Izin: Memohon izin kepada pengurus yayasan dan ustaz/ustazah agar mahasiswa dapat berpartisipasi dan mendampingi kegiatan pembelajaran.
-
Sosialisasi Rencana Bantuan Mengajar: Memaparkan kesiapan anggota Kelompok 30 Universitas Al-Ghifari dalam membantu proses belajar mengajar (PBM) bagi para santri/siswa madrasah.
-
Koordinasi Teknis: Berdiskusi terkait penyesuaian jadwal dan kebutuhan materi agar kehadiran mahasiswa dapat memperlancar kegiatan belajar mengajar tanpa mengganggu kurikulum utama madrasah.
Pihak pengurus Yayasan Madrasah Al-Ikhlas menyambut baik niat serta kepedulian mahasiswa Universitas Al-Ghifari dan memberikan izin bagi tim untuk berkontribusi langsung dalam proses pembelajaran santri.
"Kesehatan dan pendidikan adalah dua fondasi utama dalam membangun desa. Melalui pendampingan Posyandu dan silaturahmi perizinan di Madrasah Al-Ikhlas ini, kami berharap kehadiran Kelompok 30 KKN Universitas Al-Ghifari dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi kesehatan warga maupun kelancaran proses belajar anak-anak di Kp. Cimentrik," ujar perwakilan Kelompok 30.
Menutup Pekan Pertama dengan Aksi Nyata
Rangkaian kegiatan di hari Sabtu ini melengkapi aksi lapangan Kelompok 30 Universitas Al-Ghifari selama pekan pertama KKN di Desa Baros. Kedekatan yang makin erat dengan warga, tokoh masyarakat, dan pengurus lembaga pendidikan menjadi modal berharga bagi tim untuk mengeksekusi program-program kerja pada minggu berikutnya.