Desa Loa, 21 Juli 2026
Sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini, dilaksanakan kegiatan Literasi Pengelolaan Limbah Sampah di SDN Loa 01 dan SDN Loa 02 melalui edukasi dan praktik pemanfaatan limbah menjadi berbagai kerajinan yang kreatif dan bermanfaat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa sampah yang sering dianggap tidak bernilai masih dapat diolah kembali menjadi barang yang memiliki fungsi dan nilai guna.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi menggunakan Smart TV sebagai sarana pembelajaran audio-visual untuk menarik minat siswa dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) sebagai langkah sederhana dalam mengurangi permasalahan sampah di sekitar kita.
Setelah sesi edukasi, para siswa mengikuti praktik pembuatan kerajinan tangan dengan memanfaatkan berbagai bahan bekas yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Pada kegiatan ini, siswa membuat tempat pensil dari botol dan sedotan bekas, figura foto dari kardus dan sedotan bekas, serta jadwal piket kelas yang dibuat dari sedotan bekas. Dengan penuh antusiasme, siswa berkreasi menghias hasil karya mereka menggunakan berbagai warna dan bentuk yang menarik sesuai dengan imajinasi masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan limbah, tetapi juga mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik, serta kemampuan bekerja sama. Pengalaman mengolah barang bekas secara langsung memberikan pemahaman bahwa sampah tidak selalu berakhir menjadi limbah, melainkan dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan menyenangkan. Para siswa terlihat aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari proses pembuatan hingga menghias hasil karya mereka. Beragam hasil kerajinan yang dihasilkan menunjukkan kreativitas dan semangat belajar siswa dalam menerapkan konsep daur ulang yang telah dipelajari.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pendidikan lingkungan hidup di sekolah dasar, sekaligus upaya membangun generasi yang lebih peduli lingkungan, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi berbagai permasalahan lingkungan di masa depan.