Bumiwangi, Ciparay — Pemerintah Desa Bumiwangi menyelenggarakan Pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bumiwangi Periode 2026–2034 pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Ketua, Wakil Ketua, dan anggota BPD periode lama maupun periode 2026–2034, unsur Babinsa, Polsek, Ketua MUI, tokoh masyarakat, serta perwakilan RW dan dusun se-Desa Bumiwangi. Mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari turut hadir dan berpartisipasi dalam mendukung kelancaran acara.
Prosesi Pelantikan Berlangsung Khidmat
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan, prosesi pelantikan, serah terima sertifikat pelantikan kepada Ketua BPD yang baru yaitu Bapak Dudi Sopandi dan anggota BPD yang baru, serta sesi perkenalan kepengurusan BPD periode 2026–2034. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah desa, BPD, dan seluruh tamu undangan.
Kepengurusan BPD yang baru terdiri atas perwakilan dari setiap dusun di Desa Bumiwangi, dengan komposisi anggota laki-laki dan perempuan. Dusun Karasak diwakili oleh tiga anggota, Dusun Cikopo tiga anggota, Dusun Bumikarya satu anggota, dan Dusun Calengka satu anggota. Keberagaman tersebut diharapkan mampu mewakili aspirasi masyarakat dari seluruh wilayah Desa Bumiwangi.
Sambutan Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pengabdian
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa dan Kepala Desa Bumiwangi menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan di Desa Bumiwangi. Mereka juga menyoroti masih adanya anggapan dari sebagian masyarakat bahwa pemerintah desa belum melakukan pembangunan, padahal berbagai program telah direalisasikan secara bertahap. Oleh karena itu, BPD yang baru diharapkan dapat menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa agar setiap program, kebijakan, dan informasi pembangunan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih efektif.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pa Aang selaku perwakilan BPD periode sebelumnya yang menyampaikan apresiasi atas pengabdian seluruh anggota BPD serta berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Desa Bumiwangi.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Bumiwangi Periode 2026–2034, Bapak Dudi Sopandi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan masyarakat Dusun Karasak yang telah mendorong dirinya untuk mencalonkan diri hingga akhirnya dipercaya menjadi Ketua BPD. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa amanah sebagai anggota BPD harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan semata-mata sebagai pekerjaan ataupun berorientasi pada nominal. Beliau juga menyatakan kesiapan untuk membangun kerja sama yang harmonis dan sinergis bersama Kepala Desa serta seluruh unsur Pemerintah Desa Bumiwangi demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik.
Mahasiswa KKN Berkontribusi dalam Kelancaran Acara
Mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok Sauyunan 38 turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan. Abdul Gaffar J. Yasir dipercaya sebagai pembaca doa dalam prosesi pelantikan, sementara mahasiswa lainnya membantu proses registrasi dan pendataan peserta yang hadir. Tim mahasiswa juga bertugas mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan agar setiap momen penting dapat terdokumentasi dengan baik.
Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami secara langsung proses pelantikan lembaga permusyawaratan desa serta pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Momentum Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa
Pelantikan BPD Periode 2026–2034 menjadi momentum penting bagi Desa Bumiwangi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan sinergi antara BPD, Pemerintah Desa, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin erat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Sauyunan 38 tidak hanya memperoleh pengalaman mengenai mekanisme pemerintahan desa, tetapi juga memahami pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan semangat pengabdian dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.