KKN Sauyunan 38 Berpartisipasi dalam Pengukuran Jalan Desa sebagai Dukungan Perencanaan Pembangunan

Foto
SAUYUNAN 38 (38)
30 July 2026  •  Dilihat 17 kali

Bumiwangi, Ciparay — Pemerintah Desa Bumiwangi melaksanakan kegiatan pengukuran jalan desa sebagai bagian dari upaya mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur pada Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan desa, di antaranya Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RW, Ketua Dusun, anggota Linmas, serta mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari yang turut berpartisipasi dalam proses pengukuran di lapangan.

Pengukuran Jalan Dilaksanakan Secara Bersama dan Terkoordinasi

Kegiatan diawali dengan koordinasi singkat mengenai ruas jalan yang akan diukur beserta teknis pelaksanaan di lapangan. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama melakukan pengukuran pada sejumlah ruas jalan desa dengan tetap mengutamakan ketelitian agar data yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan maupun perbaikan infrastruktur desa.

Kolaborasi antara pemerintah desa, perangkat kewilayahan, dan mahasiswa KKN mencerminkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan desa yang berbasis pada data lapangan. Seluruh proses pengukuran berlangsung dengan tertib melalui pembagian tugas sesuai peran masing-masing.

Data Lapangan Menjadi Dasar Perencanaan Infrastruktur Desa

Pengukuran jalan merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan data infrastruktur desa. Hasil pengukuran diharapkan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Desa Bumiwangi dalam merencanakan pembangunan, peningkatan, maupun pemeliharaan jalan agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain menghasilkan data yang lebih akurat, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antara pemerintah desa dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Dengan tersedianya data hasil pengukuran, proses perencanaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Mahasiswa KKN Belajar Proses Perencanaan Pembangunan Desa

Bagi mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok Sauyunan 38, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk memahami secara langsung salah satu tahapan dalam proses pembangunan desa. Mahasiswa turut membantu pelaksanaan pengukuran sekaligus mengamati bagaimana koordinasi dilakukan antara aparatur desa, BPD, Ketua RW, Ketua Dusun, dan Linmas dalam menyelesaikan kegiatan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya data yang akurat dalam mendukung pengambilan keputusan di bidang pembangunan infrastruktur. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pelaksanaan fisik, tetapi juga diawali dengan proses perencanaan dan pendataan yang dilakukan secara cermat melalui kerja sama berbagai pihak.

Dokumentasi Foto