KKN Kelompok 18 Jalin Sinergi dengan BPBD, PMI, dan Damkar Kabupaten Bandung untuk Mendukung Pelaksanaan Pelatihan Tanggap Bencana

Foto
Harmoni-18 (18)
30 July 2026  •  Dilihat 22 kali

Kabupaten Bandung – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan program kerja Pelatihan Tanggap Bencana di Desa Melatiwangi, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Ghifari melakukan kunjungan dan audiensi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung, pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk membangun sinergi sekaligus menyampaikan permohonan kerja sama agar ketiga instansi tersebut dapat berperan sebagai fasilitator dan pemateri dalam pelaksanaan pelatihan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari proses perencanaan program kerja KKN yang mengedepankan kolaborasi dengan instansi yang memiliki kompetensi di bidang kebencanaan. Tim KKN memandang bahwa peningkatan kapasitas masyarakat akan lebih efektif apabila materi disampaikan langsung oleh para praktisi yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam penanggulangan bencana.

Dalam setiap audiensi, Tim KKN memaparkan latar belakang pelaksanaan program, kondisi geografis Desa Melatiwangi yang memiliki potensi bencana seperti gempa bumi, tanah longsor, dan kebakaran, serta tujuan kegiatan yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pemuda dan anggota Karang Taruna, dalam menghadapi situasi darurat. Mahasiswa juga menjelaskan konsep pelatihan yang akan dikemas melalui penyampaian materi, diskusi, serta simulasi agar peserta memperoleh pemahaman sekaligus pengalaman praktik.

Pada kunjungan ke BPBD Kabupaten Bandung, Tim KKN mengajukan permohonan agar BPBD bersedia menjadi pemateri dalam penyampaian materi mengenai dasar-dasar kebencanaan, mitigasi bencana, dan kesiapsiagaan masyarakat. Materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.

Selanjutnya, audiensi dengan PMI Kabupaten Bandung bertujuan mengundang PMI sebagai pemateri yang akan memberikan edukasi mengenai pertolongan pertama, teknik evakuasi korban, serta bantuan kemanusiaan pada saat terjadi bencana. Sementara itu, kunjungan ke Damkar Kabupaten Bandung dilakukan untuk mengajukan kerja sama dalam penyampaian materi mengenai pencegahan kebakaran, pengenalan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta demonstrasi dan praktik penggunaan APAR.

Ketiga instansi menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Tim KKN dan memberikan respons positif terhadap rencana pelaksanaan Pelatihan Tanggap Bencana di Desa Melatiwangi. Dukungan tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi Tim KKN, kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan program pengabdian yang berkualitas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan diharapkan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Melalui kegiatan audiensi ini, Tim KKN Universitas Al-Ghifari berharap kerja sama yang telah terjalin dapat mendukung kelancaran pelaksanaan Pelatihan Tanggap Bencana. Dengan menghadirkan pemateri dari BPBD, PMI, dan Damkar Kabupaten Bandung, diharapkan masyarakat Desa Melatiwangi memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta mengurangi risiko ketika menghadapi situasi bencana.

Dokumentasi Foto