Kenalkan Manfaat Tanaman Obat Keluarga, KKN Kelompok 12 Adakan Sosialisasi TOGA bagi Siswa-Siswi MI At-Turmudzi dan SD Mekarwangi

Foto
Bhadrika Wistara (12)
4 August 2026  •  Dilihat 12 kali

21 Juli & 3 Agustus 2026

Dalam rangka meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pemanfaatan tanaman herbal, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Kelompok 12 melaksanakan sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di SDN Mekarwangi dan MI At-Turmudzi, Desa Cibodas, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Program ini menjadi salah satu bentuk edukasi kesehatan yang mengangkat potensi kearifan lokal sebagai sumber pembelajaran bagi generasi muda.

Kegiatan dirancang agar siswa dapat mengenal berbagai jenis tanaman obat yang sering dijumpai di sekitar tempat tinggal mereka, seperti jahe, kunyit, sereh, dan daun sirih. Mahasiswa menjelaskan manfaat dari setiap tanaman, mulai dari membantu menjaga daya tahan tubuh hingga meredakan keluhan kesehatan ringan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan cara sederhana mengolah tanaman herbal agar dapat dimanfaatkan secara aman dalam kehidupan sehari-hari.

Agar proses pembelajaran lebih menarik, penyampaian materi dipadukan dengan media visual, diskusi, dan sesi tanya jawab. Suasana kelas berlangsung aktif karena siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diajak berbagi pengalaman mengenai tanaman obat yang mereka kenal atau yang sering dimanfaatkan oleh keluarga di rumah. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya rasa ingin tahu siswa sekaligus memperkaya pembelajaran melalui pengalaman yang mereka miliki.

Pelaksanaan sosialisasi di MI At-Turmudzi merupakan kelanjutan dari program yang sebelumnya telah dilaksanakan di SDN Mekarwangi. Dengan menjangkau lebih dari satu sekolah, mahasiswa berharap manfaat edukasi TOGA dapat dirasakan oleh lebih banyak siswa serta mendorong mereka untuk lebih mengenal kekayaan tanaman herbal yang tumbuh di lingkungan sekitar.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok 12 berharap kesadaran akan pentingnya Tanaman Obat Keluarga tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan para siswa mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dengan mengenalkan kembali manfaat tanaman herbal sebagai bagian dari pola hidup sehat sekaligus ikut menjaga kelestarian kearifan lokal.

Bhadrika Wistara. Solid, Mengabdi, Menginspirasi.

Dokumentasi Foto