Hari Keempat KKN Kelompok 27: Edukasi Kesehatan Usia Dini, Sinergi Keagamaan Masyarakat, hingga Ronda Malam

Foto
klmpk-27 (27)
18 July 2026  •  Dilihat 51 kali

Desa Warnasari, 16 Juli 2026 – Memasuki hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Kamis, 16 Juli 2026, Mahasiswa Kelompok 27 Universitas Al-Ghifari menorehkan rangkaian agenda pengabdian yang sangat padat, menyentuh berbagai aspek dari pendidikan, pertanian, keagamaan, hingga keamanan lingkungan.

Pagi yang Ceria: Edukasi Kebersihan di PAUD dan Aksi Nyata Tani

Kegiatan pengabdian diawali sejak pagi hari dengan menyambangi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) setempat. Mengusung tema pembelajaran "Senam dan Mengenal Kebersihan", mahasiswa mengajak anak-anak bergerak aktif lewat senam ceria.

Tak hanya itu, materi penting mengenai kesehatan dasar turut diajarkan secara interaktif, meliputi:

  • Pengenalan 6 tata cara mencuci tangan yang baik dan benar menggunakan sabun.

  • Edukasi tata cara menggosok gigi secara tepat agar kesehatan mulut terjaga.

  • Praktik langsung menggosok gigi bersama seluruh siswa PAUD.

Keceriaan pagi tersebut ditutup dengan agenda makan bersama menu bergizi sebagai bagian dari kampanye pemenuhan nutrisi anak usia dini. Selesai mengabdi di PAUD, kelompok langsung bergeser ke ladang bersama mitra Bernard Tani. Aktivitas fisik berlanjut dengan melakukan penyiraman berkala pada berbagai komoditas sayuran, sebagai wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu perawatan harian pertanian lokal.

Sore Hari: Asistensi Madrasah dan Pengajian Ibu-Ibu

Memasuki sore hari, Kelompok 27 kembali membagi energi untuk sektor pendidikan keagamaan di madrasah lokal. Fokus asistensi mengajar kali ini menyasar siswa kelas 1, 2, dan 3 dengan materi pembelajaran intensif namun tetap menyenangkan, meliputi:

  • Latihan menulis ayat-ayat suci Al-Qur'an secara rapi.

  • Pendalaman ilmu Fiqih dasar.

  • Bimbingan hafalan bacaan shalat yang benar beserta gerakan-gerakannya.

  • Pendampingan mengaji Iqro bagi anak-anak usia dasar.

Masih di sore hari yang sama, integrasi sosial mahasiswa dengan warga semakin erat melalui keikutsertaan mereka dalam kegiatan pengajian rutin ibu-ibu. Kehadiran mahasiswa di tengah majelis ini menjadi ruang yang sangat baik untuk bersilaturahmi dan berbaur secara hangat dengan komunitas wanita penggerak di desa.

Malam hingga Dini Hari: Yasinan Bersama, Pemantapan Proker, dan Ronda Malam

Memasuki waktu magrib, aktivitas berlanjut ke ranah spiritual keagamaan masyarakat. Seluruh anggota kelompok menghadiri dan mengikuti kegiatan yasinan bersama warga di masjid setempat. Lantunan doa dan pembacaan ayat suci bersama ini semakin memperkuat kedekatan emosional dan rasa kekeluargaan antara mahasiswa KKN dengan warga sekitar.

Seusai agenda keagamaan, perwakilan kelompok yang terdiri dari 2 orang mahasiswa menggelar pertemuan penting dengan Bapak Pipit beserta putranya untuk mematangkan konsep perlombaan. Kelompok 27 diberikan tugas untuk melakukan pendataan awal serta mempersiapkan agenda sosialisasi krusial mengenai program pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga.

Sebagai pamungkas yang menegaskan totalitas pengabdian, para mahasiswa laki-laki (para boys) Kelompok 27 ikut ambil bagian dalam menjaga kondusivitas wilayah desa. Mulai pukul 23.00 hingga 02.00 dini hari, mereka aktif melaksanakan ronda malam keliling kampung bersama warga setempat. Aksi nyata ini melengkapi produktivitas hari keempat yang membuktikan bahwa Kelompok 27 siap melebur dalam setiap sendi kehidupan masyarakat Desa Warnasari.

Dokumentasi Foto