Desa Cilame, Kabupaten Bandung – Memasuki hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026, Mahasiswa KKN Kelompok XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari melaksanakan kegiatan inkulturasi dan sosialisasi kepada perangkat desa serta tokoh masyarakat pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memperkenalkan diri, menjalin silaturahmi, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sebelum melaksanakan berbagai program kerja selama satu bulan ke depan.
Inkulturasi merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan KKN karena melalui proses inilah mahasiswa dapat mengenal lebih dekat kondisi sosial, budaya, serta karakter masyarakat di wilayah pengabdian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sehingga program-program yang akan dijalankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi Desa Cilame.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan internal kelompok pada pukul 07.00–08.00 WIB di posko KKN. Seluruh anggota melakukan koordinasi mengenai pembagian tugas, menyusun rute kunjungan, serta mempersiapkan berbagai kebutuhan yang akan digunakan selama kegiatan sosialisasi berlangsung. Melalui koordinasi tersebut, mahasiswa memastikan seluruh anggota memahami tujuan kegiatan dan mampu menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan KKN kepada masyarakat secara jelas.
Pada pukul 08.00–10.00 WIB, mahasiswa melaksanakan kunjungan pertama ke RW 10 dan disambut langsung oleh Bapak Ade selaku Ketua RW 10. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri sebagai peserta KKN Kelompok XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari sekaligus menjelaskan tujuan pelaksanaan KKN Tematik di Desa Cilame. Diskusi berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menyampaikan gambaran program kerja yang akan dilaksanakan, mahasiswa juga mendengarkan berbagai masukan mengenai kondisi lingkungan, potensi wilayah, serta kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi dasar penyusunan program kerja.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke RT 02 pada pukul 10.00–12.00 WIB yang dipimpin oleh Bapak Ade Suhada. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa kembali memperkenalkan diri kepada perangkat wilayah dan masyarakat sekitar. Berbagai informasi mengenai kondisi sosial masyarakat, kegiatan kemasyarakatan, serta potensi kolaborasi selama pelaksanaan KKN menjadi topik utama dalam diskusi. Kehangatan sambutan dari warga memberikan semangat tersendiri bagi mahasiswa untuk dapat berkontribusi secara nyata selama masa pengabdian.
Selanjutnya, pada pukul 12.00–14.00 WIB, mahasiswa melakukan sosialisasi ke RT 01 bersama Bapak Lasmana selaku Ketua RT 01. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan seluruh anggota kelompok kepada masyarakat. Mahasiswa menyampaikan berbagai program yang akan dilaksanakan selama KKN, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Selain memperkenalkan program kerja, mahasiswa juga secara langsung mengundang para perangkat wilayah dan tokoh masyarakat untuk menghadiri acara Pembukaan KKN Kelompok XV Sagara Pradipa yang akan dilaksanakan pada keesokan harinya di Aula Desa Cilame. Undangan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan KKN di Desa Cilame.
Setelah seluruh agenda kunjungan selesai, mahasiswa melaksanakan evaluasi internal kelompok pada pukul 14.00–15.00 WIB di posko KKN. Evaluasi dilakukan untuk membahas hasil observasi dan sosialisasi yang telah dilaksanakan, mencatat berbagai informasi penting yang diperoleh dari perangkat desa, serta menyusun strategi pelaksanaan program kerja berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kegiatan evaluasi ini menjadi bekal penting agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi warga Desa Cilame.
Menjelang malam hari, mahasiswa kembali melaksanakan kegiatan pengabdian melalui bidang keagamaan dengan mengikuti aktivitas di Masjid Al-Muhajirin, masjid yang berada di RT 02 RW 10 dan berlokasi tidak jauh dari posko KKN. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 18.00–19.00 WIB ini menjadi salah satu bentuk pendekatan mahasiswa kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan anak-anak serta para tokoh agama di lingkungan sekitar.
Mahasiswa perempuan yang terdiri dari Maryam, Wanda, Esa, Eva, Nabila, dan Syahwa mendampingi anak-anak dalam kegiatan mengaji. Mereka membantu membimbing pembelajaran Iqra, memperbaiki bacaan huruf hijaiyah, serta memberikan semangat kepada anak-anak agar semakin mencintai Al-Qur'an. Suasana mengaji berlangsung penuh kehangatan, di mana anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti arahan dari kakak-kakak KKN. Interaksi yang terjalin dengan baik menjadi awal yang positif dalam membangun kedekatan emosional dengan para santri dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, mahasiswa laki-laki yang terdiri dari Dhani, Amar, Rafa, dan Rafli memanfaatkan waktu tersebut untuk menjalin silaturahmi bersama jajaran pengurus DKM Masjid Al-Muhajirin. Diskusi dilakukan bersama Bapak Ido selaku Ketua DKM, serta dua ustaz setempat, yaitu Bapak Anom dan Bapak Nata. Dalam perbincangan yang berlangsung secara santai namun penuh makna, mahasiswa memperoleh banyak informasi mengenai kondisi masyarakat, kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan di masjid, serta berbagai harapan agar mahasiswa KKN dapat turut berkontribusi dalam membina generasi muda melalui kegiatan-kegiatan keislaman selama berada di Desa Cilame.
Melalui kegiatan inkulturasi, sosialisasi, serta keterlibatan langsung dalam aktivitas keagamaan masyarakat, Mahasiswa KKN XV Sagara Pradipa memperoleh pengalaman berharga mengenai pentingnya membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat sejak awal pelaksanaan KKN. Hubungan yang baik dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga sekitar menjadi fondasi utama dalam menciptakan kolaborasi yang harmonis selama masa pengabdian.
Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Mahasiswa KKN XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari dengan masyarakat Desa Cilame dapat terus terjalin dengan baik sehingga seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.
Penulis & editor: Ahmad Dhani Kurniawan dan Maryam Jamilah