Desa Cikitu – Pengabdian masyarakat bukan hanya tentang program-program besar, melainkan juga tentang konsistensi dalam rutinitas dan kedekatan emosional dengan warga. KKN Kelompok 16 terus menjaga ritme kerja mereka di Desa Cikitu melalui kedisiplinan administrasi, pemenuhan kebutuhan logistik secara mandiri, hingga melebur dalam kegiatan keagamaan remaja setempat.
Berikut adalah potret aktivitas harian dan sosial yang mewarnai dinamika Kelompok 16:
1. Menjaga Akuntabilitas Lewat Pengisian Logbook Harian
Sebagai bentuk tanggung jawab akademis dan transparansi kegiatan, setiap anggota Kelompok 16 secara disiplin mengerjakan logbook harian.
Aktivitas ini dilakukan setiap malam setelah seluruh program kerja di lapangan selesai. Dalam sesi ini, mahasiswa mencatat seluruh progres kegiatan, mengevaluasi kendala teknis yang dihadapi secara real-time, dan menyusun rencana taktis untuk keesokan harinya. Kedisiplinan pengisian logbook ini memastikan seluruh rangkaian KKN tetap berjalan sesuai dengan timeline yang telah direncanakan.
2. Belanja ke Pasar: Mandiri Meracik Dapur Posko
Kemendirian menjadi salah satu aspek penting yang diasah selama masa KKN. Secara bergantian, anggota Kelompok 16 rutin pergi ke pasar tradisional setempat untuk berbelanja kebutuhan logistik dan bahan pangan dapur posko.
Momen ke pasar ini tidak hanya sekadar transaksi jual-beli, tetapi juga menjadi sarana interaksi langsung dengan para pedagang lokal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menyelami dinamika ekonomi masyarakat Desa Cikitu sekaligus menjaga asupan nutrisi seluruh anggota tim agar tetap fit selama mengabdi.
3. Mempererat Tali Silaturahmi Lewat Pengajian Pemuda-Pemudi
Untuk menyentuh aspek religius dan memperkuat ikatan emosional dengan generasi muda, Kelompok 16 turut serta dalam kegiatan Pengajian Pemuda-Pemudi di Desa Cikitu.
Kehadiran mahasiswa dalam majelis ilmu ini disambut hangat oleh remaja masjid dan karang taruna setempat. Duduk bersama dalam lantunan ayat suci dan diskusi keagamaan menjadi jembatan yang efektif untuk meruntuhkan sekat antara mahasiswa dan pemuda desa. Melalui ruang ini, Kelompok 16 berharap dapat terus bersinergi dengan kepemudaan desa untuk mendukung program-program KKN ke depannya.